Senin, 02 April 2018

KELANGKAPAN ADMINISTRASI PROYEK

KELENGKAPAN ADMINISTRASI PROYEK

Sistem Administrasi Proyek Blog ke-2


Tahapan Pelelangan/Tender Proyek

Adapun didalam sebuah tender proyek ada beberapa tahapan yang biasa dilakukan untuk memulai proyek tersebut, tahapan tersebut dapat diringkas menjadi:
    Pengumuman lelang/tender ini dapat di cari di surat-surat kabar yang ada ataupun melalui internet.
Salah satunya dapat di buka mealui situs layanan oengadaan secara elektronik (LPSE) Nasional di www.pengadaannasional-bappenas.go.id

2. Tahapan Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen Tender

    Untuk para kontraktor atau konsultan yang berminat mengikuti tender diwajibkan mendatangi tempat pendaftaran sesuai dengan pengumuman lelang, baik tempat, waktu, dan tanggal, kecuali untu para peserta pelelangan tertentu.
Panitia biasanya memberikan syarat pendaftaran yang biasanya telah tercantum dalam pengumuman lelang.

3. Tahap Penjelasan Pekerjaan dalam tender

    Dokumen tender yang diterima pada saat pendaftaran, adalah dokumen yang menjelaskan secara spesifik pekerjaan yang akan ditenderkan.Dokumen tender yang telah dimiliki akan dijelaskan oleh panitia pada saat penjelasan dokumen tender. Penjelasan tender dilakukan di tempat dan pada waktu ayng telah ditentukan dan wajib di hadiri oleh para peserta tender yang terdaftar dalam daftar peserta lelang.


Tahapan Penilaian Kelengkapan Dokumen Tender/Lelang

    Kelengkapan dokumen tender sangat di butuhkan jika ingin mengikuti suatu tender proyek konstruksi. Dokumen admistrasi ini merupakan dokumen pertama yang dinilai oleh panitia tender dalam proses seleksi selain dokumen teknis dan daftar penawaran harga. 

Dokumen-dokumen yang dibutukan dalam penawaran admistrasi terdiri dari Empat bagian, yaitu :

1. Formulir Kualifikasi.

  • Surat Pernyataan minat
  • Surat Pernyataan Fakta Integritas.
  • Formulir Isian penilaian Kualifikasi
  • Surat Pengantar Penawaran
  • Surat Pernyataan Kebenaran Dokumen
  • Surat Pernyataan Bukan PNS
  • Surat Pernyataan tidak dalam pengawasan.
  • Surat pernyataan Tidak masuk dalam daftar hitam ( Black List)
  • Surat pernyataan berseda Memberikan Jaminan Pelaksanaan
  • Surat pernyataan memiliki memapuan pada Bidang Pekerjaan usaha kecil.
  • Surat pernyataan mampu menyediakan Fasilitas, peralata, dan personel.
  • Surat Asli kuasa penadatanganan Penawaran ( Jika penandatangan dikuasakan)

2. Dokumen Legal

  • Fotocopy Akte Pendirian dan Perubahan
  • Fotocopy Tanda Daftar Perusahan (TDP)
  • Fotocopy Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)
  • Fotocopy Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK)
  • Fotocopy Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJK)
  • Fotocopy Sertifikat ISO
  • Surat Pernyataan Identitas Diri dan Fotocopy KTP
  • Fotocopy SIKA PKN (SP-PJT)
  • Surat Keterangan Domisili
  • Dokumen-dokuemn lainnya yang sesuai dengan persyaratan yang diminta oleh panitia tender.

3. Dokumen Pajak

  • Fotocopy NPWP dan PKP
  • Fotocopy Bukto penerimaaan surat SPT tahunan PPh baan, PPh pasal 21, SSP pasal 25.

4. Dokumen BANK

  • Surat asli referensi Bank
  • Fotocopy Neraca Audi ( Untuk pengadaan barang, pemborong, dan jasa lainnya.)
  • Surat jaminan penawaran dari Bank ( Untuk pengadaan barang, pemborong, dan jasa lainnya)

Sabtu, 10 Maret 2018

PROYEK KONSTRUKSI

Sistem Administrasi Proyek Blog ke-1 



PROYEK KONSTRUKSI


1. Pengertian Proyek Konstruksi

Proyek merupakan suatu kegiatan yang mempunyai jangka waktu tertentu dengan dana yang terbatas dan untuk mencapai ataupun melaksanakan tujuan tertentu. Kemudian konstruksi dalam teknik sipil atau arsitektur merupakan kegiatan membangun sarana ataupun prasarana yang dalam hal ini adalah bangunan atau satuan infrastruktur pada suatu area tertentu. Sehingga proyek konstruksi dapat diartikan sebagai suatu kegiatan pembangunan suatu bangunan yang bersifat sementara, memiliki jangka waktu tertentu, memperhitungkan biaya dan mutu.
Didalam proyek konstruksi ada batasan - batasan yang perlu diperhatikan, yaitu : 

  • Biaya, sebuah proyek yang akan di jalankan harus disesuaikan dengan biaya yang ada sehingga proyek tersebut dapat berjalan lancar dan tidak terhambat.
  • Waktu, suatu perencanaan proyek harus memiliki perencanaan waktu yang baik sehingga proyek dapat selesai dengan waktu yang tepat karena proyek memiliki batasa wakt yang harus dicapai
  • Lingkup kerja, lingkungan sekitar tempat di laksanakanny proyek harus di perhatikan lingkungan kerja yang rapi dapat membuat pekerjaan menjadi lebih optimal
  • Mutu, di dalam sebuah proyek konstruksi mutu dari hasil perkerjaan harus di perhatikan, mulai dari mutu material, SDM-nya dan lain-lain sehingga hasil dari pekerjaan ini dapat menghasilkan sesuatu dengan kualitas yang baik.


2. Karakteristik Proyek
  • Waktu proyek terbatas, artinya jangka waktu, waktu mulai (awal proyek dan waktu finish (akhir proyek) sudah tertentu.
  • Hasilnya tidak berulang, artinya produk suatu proyek hanya sekali, bukan produk rutin/berulang (Pabrikasi).
  • Mempunyai tahapan kegiatan-kegiatan berbeda-beda, dengan pola di awal sedikit, berkembang makin banyak, menurun dan berhenti.
  • Intensitas kegiatan-kegiatan (tahapan, perencanaan, tahapan perancangan dan pelaksanaan).
  • Banyak ragam kegiatan dan memerlukan klasifikasi tenaga beragam pula.
  • Lahan/lokasi proyek tertentu, artinya luasan dan tempat proyek sudah ditetapkan, tidak dapat sembarang tempat.
  • Spesifikasi proyek tertentu, artinya persyaratan yang berkaitan dengan bahan, alat, tenaga dan metoda pelaksanaannya yang sudah ditetapkan dan harus memenuhi prosedur persyaratan tersebut.

2. Jenis - Jenis Proyek Konstruksi

  • Residential Construction, merupakan proyek pembangunan perumahan/pemukiman
  • Building Construction, merupakan proyek pembangunan gedung
  • Heavy Engineering Construction, merupakan proyek pembangunan yang bersifat infrastruktur
  • Industrial Construction, merupakan proyek pembangunan bangunan-bangunan untuk pabrik/industri

3. Pihak - Pihak yang Terlibat dalam Proyek Konstruksi


  • Owner
  • Konsultan perencana, supervisi, manajemen
  • Kontraktor
  • Pemasok bahan
  • Institusi keuangan
  • Masyarakat
  • Lembaga pelayanan
  • Badan pemerintah
  • Tenaga kerja
  • Lembaga internal

4. Tahap Pelaksanaan Proyek

  • Tahap perencanaan (planning)
  • Tahap dimana sebuah rencana atau gagasan yang ada dibuat berdasarkan kebutuhan oleh si pemilik proyek.
  • Tahap studi kelayakan (feasibility study)
  • Tahap ini adalah tahap untuk meyakinkan pemilik proyek bahwa proyek konstruksi yang diusulkan layak untuk dilaksanakan.
  • Tahap penjelasn (briefing)
  • Pada tahap ini pemilik proyek menjelaskan fungsi proyek dan biaya yang diijinkan sehingga konsultan perencana dapat dengan tepat menafsirkan keinginan pemilik.
  • Tahap perancangan (design)
  • Pada tahap ini adalah melakukan perancangan (design) yang lebih mendetail sesuai dengan keinginan dari pemilik. Seperti membuat Gambar rencana, spesifikasi, rencana anggaran biaya (RAB), metoda pelaksanaan, dan sebagainya.
  • Tahap pengadaan/pelelangan (procurement/tender)
  • Pada tahap ini bertujuan untuk mendapatkan kontraktor yang akan mengerjakan proyek konstruksi tersebut, atau bahkan mencari sub kontraktornya
  • Tahap pelaksanaan (construction)
  • Tujuan pada tahap ini adalah mewujudkan bangunan yang dibutuhkan oleh pemilik proyek yang sudah dirancang oleh konsultan perencana dalam batasan biaya, waktu yang sudah disepakati, serta dengan mutu yang telah disyaratkan.
  • Tahap pemeliharaan dan persiapan penggunaan (maintenance and start up)
  • Tujuan pada tahap ini adalah untuk menjamin agar bangunan yang telah sesuai dengan dokumen kontrak dan semua fasilitas bekerja sebagaimana mestinya.
5. Sumber Daya Proyek Konstruksi
    Di dalam suatu pelaksanaan proyek konstruksi diperlukan sumber daya untuk menjalankan kegiatan ini. Sumber daya di dalam proyek konstruksi ini disebut 6MIST yaitu:
6M :

  • Man (SDM)
  • Material (bahan)
  • Machine (peralatan)
  • Money (uang)
  • Method (metode kerja)
  • Market (pasar)
IST :

  • Information (informasi)
  • Scope (lingkup kerja)
  • Time (waktu)




Referensi :

https://id.wikipedia.org/wiki/Konstruksi
https://www.ilmutekniksipil.com/pengelolaan-dan-pengendalian-proyek/proyek-konstruksi
http://materiarsitektur.blogspot.co.id/2016/04/tahapan-tahapan-dalam-proyek-konstruksi.html
http://web.ipb.ac.id/~erizal/manpro/MANAJEMEN%20KONSTRUKSI-SIL314.pdf